Tuan, apakah tahta itu masih aku pemiliknya?
Tuan, apakah tahta itu masih aku pemiliknya? Jika bukan, longgarkan Ku fikir selamanya itu nyata Naif ku, Ku fikir memberikan segalanya itu Cinta sebutannya Fikir ku, Seperti hamba mengemis iba Menjadi badut hanya demi mendapatkan tatap mata Haha... terkadang tidak ada alasan untuk tidak berkata ''YA'' Padal dibalik kata itu ada rumitnya logika yang tidak bisa dicerna Tuan, Katamu, semua akan baik saja jika aku percaya Katamu, tubuh mungil ini akan selalu terjaga Katamu, tidak akan ada air mata yg tidak kau seka Kembali lagi itu kata mu... beberapa taun yang lalu seingatku, Tapi aku lupa, kita masih manusia Ada sesuatu yang dapat menggerus rasa Kita sebut ''masa'' Beribu kata yang dulu terus terucap ketika kita bersama, Beribu pilu yang menderu ketika kita tidak bisa bersua, Tangis yang menggema di ujung lara, Ketika kita saling menggoreskan luka, Genggaman tangan yang seolah terpatri kekal, Pelukan hangat terasa sampai ke raga, ''Masa'...